Minggu, 21 September 2008

Cewek yg bikin pusing

pernahkah terjadi dalam kehidupan anda..???

Budi dan Ani adalah tipikal pasangan pacar orang Sunda di mana sang pria
memiliki panggilan 'Aa' dengan wanitanya 'Neng'.
Satu bulan pertama, bagi Budi dan Ani, adalah surga.
Mendekati 9 bulan pacaran, drama dimulai.

1. Cemburu
Ani menatap Budi dengan tajam. Kedua tangannya melipat defensif,menunjukkan
sikap penuh permusuhan.
Budi sedang mengonsumsi dosis harian menerima semprotan Ani.
Satu isu kecil dapat berubah menjadi letusan gunung.
"Kenapa semalem Neng nelepon gak Aa' bales?"
"Geulis (cantik)?, soalnya Aa' semalem baru pulang jam 2."
"Ngapain aja?" Mata Ani semakin tajam , membuat Budi merasa seperti imigran
gelap yang sedang diinterogasi petugas imigrasi.
"Aa'?Aa' semalem kan siaran."
" Kan sampe jam dua belas."
"Abis itu, mengantarkan pulang Risa."

Kesalahan terbesar kebanyakan pria adalah kejujuran.
"Enak amat yah jadi Risa. Dianter kamu pulang malem-malem. Padahal kan dia
bukan pacar kamu."
Matanya semakin hostile.
Budi menggaruk-garuk kepalanya.
Dia mulai mengerti maksud omongan Ani.
Sudah saatnya wanita bersikap mandiri dan mampu pulang sendiri ke rumahnya
di tengah malam melewati gang-gang penuh preman, maling pemerkosa.
Belum lagi resiko dicabik-cabik anjing liar gila.
Di tahap ini, pembantu Ani yang berprofesi ganda sebagai pengamat sinetron
Indonesia secara transparan berpura-pura tidak menguping pertengkaran.
"Daerah rumah dia kan Cikaso. Gak aman."
"Suruh dia pindah rumah dong. Biar kamu gak perlu anter-anter," ujar
Ani sambil mengabaikan beberapa faktor kecil seperti:
a. Bahwa mencari rumah baru sulit
b. Harga rumah mahal
"Neng kenapa sih mesti cemburu?"
"Cemburu? Neng gak cemburu. Siapa yang cemburu? Apakah Neng terdengar
seperti orang yang cemburu? Menurut kamu ini cemburu? Menurut kamu Neng
cemburuan? Nggak!" dengan desibel yang meningkat dari 8 kali level normal
dengan dahi berkerut.

2. Dominasi
Ini adalah agenda keseharian Budi.
Pagi - Antar Ani ke kampusnya.
Siang - Mendatangi Ani di kampusnya, makan siang bersama.
Sore - Menjemput Ani dari kampus.
Malam - Menelpon Ani.
Budi mulai jengah dengan aktivitas yang menuntut mobilisasi tinggi ini. Dia
mengusulkan agar Ani juga pro-aktif untuk pergi ke kampus Budi sesekali dan
mengurangi frekuensi pertemuan.
"Neng, kalo kayak gini terus, Aa' bisa cacat permanen dan jatuh miskin."
"Katanya sayang?"
"Gak mesti tiap hari kan ketemuan?"
" Kan kangen A'."
"Kalo Neng kangen, ya Neng juga dong sekali-kali pergi ke kampus Aa'."
"Nggak. Aa' aja yang ke kampus Neng."
"Ntar Aa' kecapekan."
"Kalo sebaliknya, Neng dong yang kecapekan."
"AAAARRRGGGHHHHHHH"

3. Sensitifitas
"Neng keliatan gendut gak sih Aa'?"
"Nggak."
"Liat dong ke Neng kalo bicara."
"Oke."
"Gendut ah."
"Nggak kok sayang."
"Gendut."
"Ya mungkin sedikit perlu fitness kali ya?"
"JADI MENURUT AA', NENG GENDUT? TEGA!"
"Loh?"
"Apa liat-liat?"
"Tadi katanya disuruh liat."
"Liatin saya gendut?"
"Aa' minta obat tidur...4 butir...please."
"Buat?"
"Bunuh diri."
"Kenapa mau bunuh diri? Malu yah punya pacar gendut?"
"ARRRGGGHHHHH! !!"

4. Drama-drama- drama
"Halo?"
"Halo? Aa' ya?"
"Iya sayang, Neng, Aa' gak bisa ke rumah malem ini gak apa-apa ya?"
"Kenapa?"
"Aa' mau pergi sama temen-temen. Bimo ulang tahun dan mau nraktir makan."
"Nggak. Aa' ke sini sekarang juga."
"Tapi Neng, semua anak-anak pada ikutan."
"Jadi Aa' lebih seneng bergaul sama temen-temen Aa' daripada sama Neng?"
"Bukan gitu, ketemu kamu kan udah tiap hari. Bimo ulang tahun kan cuman
sekali setahun."
"Bilang aja lebih sayang Bimo ketimbang sama Neng."
"Nggak kok, kamuh gak nangkep nih esensinya."
"Saya cuman sapi gila yang kamu gandeng kemana-mana. . ya, kan ?"
"Sapi sih nggak ya.."
"Hu hu hu.. udah gak ada yang sayang lagi sama Neng di dunia ini.."
"Ehm...cup cup sayang...duh, bageur..."
"Neng mending mati aja sekalian... giles aja Neng sekalian sama truk ayam,
A'."
"Aduh Neng, ini bukan masalah yang besar kok, cuman semalem aja."
"Kalo bukan masalah yang besar berarti Aa' bisa ke sini, kan ?"
"....."

5. Teman
"Saya gak suka sama sahabat-sahabat kamu. Yang satu bau. Yang satu logat
Sumateranya nyeremin dan yang paling Neng gak suka, yang paling deket sama
kamu itu... tukang maenin cewek!"

6. Makna ganda
Budi mulai menyadari perkataan Doni di UNJAT dulu bahwa terkadang wanita
bisa menjadi makhluk yang kompleks. Mereka berjalan-jalan di shopping mall.

Minggu depan adalah ulang tahun Ani.
"Ih, bagus ya Budi yah sepatu ini," ujar Ani menatap sepasang sepatu.
"Kamu mau Aa' beliin ini untuk ulang tahun kamu?"
"Nggak lah nggak usah."
"...Oke..." Budi melanjutkan jalan-jalannya, meninggalkan Ani yang masih
berdiri di depan etalase sepatu.
"Kok segitu aja?"
"??"
"Paksa dong bujuk Neng supaya mau."
"Kamu tadi baru bilang bahwa kamu nggak mau."
"Iya, tapi bukan berarti saya gak mau, kan ?"
"Jadi kalo kamu bilang gak mau, itu artinya kamu mau?"
"Belum tentu juga."
"Kalo kamu bilang mau, itu artinya kamu gak mau?"
"Belum tentu juga."
Garuk. Budi garuk-garuk.

Minggu, 03 Agustus 2008

TEMPAT GAUL ASIK DI JOGJA

Hari ini gw baca artikel di kompas tentang warung angkringan di jogja. Di situ bercerita tentang berbagai interaksi yang terjadi di tempat tsb dan bagaimana angkringan menjadi sarana nongkrong alternatif masyarakat jogja.
Setelah baca artikel tersebut, gw jadi kangen lagi ama jogja. 5 tahun lebih gw tinggal di sana. Merantau dan jauh dari orang tua.... merasakan bagaimana bersahabatnya masyarakat jogja dan beraneka ragamnya masyrakat yang ada di sana. Seakan berada di indonesia mini karena mahasiswa dan penduduk di sana berasal dari hampir seluruh kawasan indonesia dan juga luar negri seperti timor leste (hehhe...) ada juga jerman, inggris dan beberapa negara lainya.
Kalau inget jogja pasti tidak lupa sama angkringan. Apalagi angkringan stasiun tugu. Di situ boleh di bilang sebagai tempat angkringan terfavorit di jogja. Pengunjungnya bukan saja mahasiswa tapi tokoh politik dan pengusaha ada kadang bencong juga ikut nongkrong disini loh (bukan bwt ngamen tapi.... ..). Bahkan turis luar negri juga ikut nongkrong di tempat ini. Padahal tempatnya Cuma di pinggir jalan dan bukan tempat permanen.duduknya pun Cuma di trottoar jalan dengan beralaskan tikar saja. Namun itulah indahnya jogja. Suguhan yang sederhana tetap terasa menarik. Bukan karena tempatnya yang mentereng tapi karena kesederhanaan, keramahan antar para pengunjung dan penjual serta kentalnya budaya jawanya ( apa hubungannya coba ????)
Tempat ini hampir setiap malam tempat ini selalu ramai. Terkadang bisa memakan trotoar hingga 200 M dari tempat dagangnya. Makin malam malah makin ramai....
Angkringan menyediakan berbagai makanan kecil tapi yang cukup extrim dan favorit adalah kopi joss. Kopi ini cukup unik dimana kopi yang sudah jadi kemudian di masukkan arang yang masih merah membara ke dalamnya hingga berbunyi jossseseeeesssss (karna itu di beri nama kopi joss) lu kalo ke jogja mesti coba kopi ini. Coz seger dan menyehatkan karena mengandung arang aktif yang baik bagi tubuh (buat yang sering mencret2 boleh di coba nih resepnya)

Sabtu, 12 Juli 2008

SuNRiSE


Orang bilang sunset (maap kalo penulisannya salah, g fasih bhs inggris ) merupakan pemandangan yang sangat indah tapi menurut gw matahari terbit ato sunrise juga tak kalah indahnya. Foto ini buktinya. Ini adalah sunrise terindah yang pernah gw lihat. Matahari yang terbit di balik hamparan awan putih merupakan pemandangan yang amat sangat indah bahkan lukisan monalisa pun kalah bagus dengan ini (sumpah..!!).
Foto ini di ambil di lereng gunung merbabu pada ketinggian -/+ 2.500 mdpl pada tanggal 29 juni 2004 di tengah cuaca yang sedang lucu2nya.
Tampak gunung sumbing yang sedikit terselimuti awan putih dan di ujung horizon terlihat matahari yang malu2 kucing mengintip kita2 yang baru bangun dan belum mandi apalagi gosok gigi. Merapikan tempat tidur juga tidak karena kami tidak ngompol.
Jadi pengen naek gunung lagi…………^_^

Kamis, 10 Juli 2008

bintang (jatuh..???)

Setelah melakukan beberapakali pendakian , barulah di sadari bahwa langit malam itu indahhhhh sekali. Hal itu terjadi waktu pendakian di gunung sindoro.saat itu rombongan kami yang terdiri dari saya (semut) sonil dan iwan tengah kelelahan.
Kami pun langsung duduk di tempat terasa nyaman ahhhh nikmatnya serasa duduk di kursi sofa…..!!.langit malam yang terlihat cerah setelah hujan mulai menampakan keindahannya. Bintang2 tampak innnndddddaaaaahhhhhhhhhhh…….(sengaja di buat panjang karena emang bagus bgt bro.. lu coba deh) Sekali bertaburan di angkasa yang terasa tanpa batas.baru itu lah gw bias lihat bintang yang begitu terang dan sangat2 jelas
Lapar yang sempat menyelimuti perut sejenak hilang…!!!! Jadi kalo ada rakyat indonesia yang kelaparan, suruh liat bintang di gunung aja. Siapa tau manjur :)
Malam itu kami dapat melihat 9 bintang jatuh.......!!!!!!! bayangpun.... kapan coba bisa lihat bintang jatuh sebanyak itu. Andai mitos tentang bintang jatuh yang akan mengabulkan permohonan itu benar adanya maka saat ini kami tentu sudah jadi presiden, pengusaha sukses dan juga punya istri yang cantik hahahaha......... (siapa sih yang iseng buat mitos kaya’gt)
Btw kenapa namanya bintang jatuh ya.....? kalo di lihat g semua jatuhnya ke bawah horizon. Ada juga yang ke samping ato malah ke atas. Bahkan belum ada juga bintang yang jatuh ke bumi. Yang ada juga meteor.... knp g di namain meteor jatuh aja yah...?

Rabu, 09 Juli 2008

my frist adventure

Awal kecintaan gw pada gunung adalah ketika melihat foto kakak ge di puncak lawu saat itu terlihat matahari pagi yang terlihat indah sekali dan awal yang terletak di bawah seolah olah foto tsb berada di negri di atas awan.
Untuk anak yang belum pernah naik pesawat, hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat menakjubkan. Melihat awal yang ada di bawah kaki kita merupakan hal yang sangat luar biasa.
Maka di mulailah kecintaan(lebih tepat obsesi) itu muncul. Dan pendakian awal di mulai di gunung lawu, jawa tengah. Namun sayang saat pendakian tsb saya tidak bisa sampai puncak (hu…hu… ) bukan karena tidak kuat (otot kawat, tulang besi bo…) tapi saat pendakian terjadi badai yang sangat kencang hingga debu2 berterbangan, pohon pohon patah dan ombak berdebur kencang (hee…dramatis bagt ya…) akhirnya pada pos 3 kami berhenti dan menginap di sana. Dasar iseng, saat itu jalan ke atas kami bolkir aja pake tenda kami dengan maksud biar banyak temen gt heheeh… sehingga beberapa pendaki yang ada di belakang kami pun akhirnya memutuskan untuk menginap juga. (SUKSES……!!!) saat pagi menjelang tampak lah kerusakan yang telah di lakukan leh badi semalam. Pohon2 tumbang berserakan dan daun2 berguguran.setelah sarapan, kami pun memutuskan untuk turun karena sudah gak seru naik gunung siang2 coz panas, entar jadi item lagi. Setelah mengambil beberapa foto di tempat yang kami akui sebagai puncaknya gunung (aslinya puncak masih 5 km lagi) kami pun berjalan turun dengan riang gembira.
Perjalanan tsb saat itu menghabiskan dana sekitar 50 rb/orang. Cukup murah untuk saat itu.
Memang pendakian awal yang kurang memuaskan namun cukup memberi pelajaran berarti bahwa :
1. di gunung tu gak ada air jadi harus hemat bgt
2. gunung tu dingin, jadi lbh baek bawa selimut dari pada bantal
3. n coklat tu ternyata enak bgt
4. di alam di gunakan prinsip ‘gak ada makanan yang g enak. Yang ada enak sama ENAK BGT’

lain kali pasti ni gunung gw taklukin
we never ever give-up

humor

di sebuah kantor pengadilan bertemulah seorang teman lama
andi : " hai cok apakabar? ada perkara apa rupanya di sini?"
ucok : " biaza lah, perkara zek"
andi : " sudah tua juga masih kena perkara sex cok??
ucok : " ah kau ini... bukan zek yang itu lah... tapi zek kosong..
andi : " ............. "